PENGARUH PENYULUHAN TENTANG METODE KONTRASEPSI IUD TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN WUS DENGAN MEDIA LEAFLET DI PUSKESMAS PATANI
DOI:
https://doi.org/10.33486/jurnalkebidanan.v14i2.267Keywords:
Kata kunci: Pengetahuan, Penyuluhan, IUD, Leaflet.Abstract
Latar Belakang : Partisipasi aktif peserta KB di Kabupaten Halmahera Tengah mencapai 70% pada tahun 2023, dengan Puskesmas Patani mencatat 61,68% peserta KB aktif. Sebagian besar menggunakan suntik 87,30%, sementara hanya 0,76% yang menggunakan IUD, meskipun IUD memiliki efektivitas tinggi. Studi pendahuluan menunjukkan rendahnya penggunaan IUD karena kurangnya pengetahuan tentang metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP). Hal ini menekankan pentingnya edukasi mengenai pilihan kontrasepsi yang tersedia.
Tujuan Penelitian: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penyuluhan tentang metode kontrasepsi IUD terhadap tingkat pengetahuan wanita usia subur di Puskesmas Patani.
Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan pendekatan Eksperimental dengan desain one group pre and post test yang berarti hanya mencakup satu kelompok subjek yang pengukurannya dilakukan sebelum dan sesudah penerapan perlakuan. Sebelum melakukan analisis data dilakukan uji normalitas Kolmogorov Smirnov yang hasilnya menunjukkan bahwa data tidak berdistribusi normal sehingga dilakukan uji Wilcoxon mengenai pengaruh edukasi kontrasepsi IUD.
Hasil : Sebelum penyuluhan KB IUD dengan leaflet, 81,6% responden memiliki pengetahuan cukup, 15,8% memiliki pengetahuan kurang, dan 2,6% memiliki pengetahuan baik. Setelah penyuluhan, 68,4% responden masih berpengetahuan cukup, sementara pengetahuan baik meningkat menjadi 26,3%, dan pengetahuan kurang menurun menjadi 5,3%.
Kesimpulan : Penyuluhan KB IUD menggunakan media leaflet berpengaruh terhadap peningkatan tingkat pengetahuan responden dengan nilai p value sebesar 0,000.
Downloads
Downloads
Published
Versions
- 2024-10-30 (6)
- 2024-10-30 (5)
- 2024-10-30 (4)
- 2024-10-30 (3)
- 2024-10-30 (2)
- 2024-10-30 (1)