https://jurnal.stipaba.ac.id/index.php/123akpb/issue/feedJurnal_Kebidanan2026-05-31T16:26:27+07:00Yulianaakbidpbpontianak@gmail.comOpen Journal Systems<p>Jurnal Kebidanan is an electronic journal published by Panca Bhakti Midwifery Academy of Pontianak with ISSN 2252-8121 (print) and ISSN 2620-4395 (online). This journal used to present the development of science and technology, especially in midwifery services. In addition, this journal serves as a medium for researchers to present scientific works in the form of research results and other scientific works.</p> <p>Jurnal Kebidanan has been accredited with SINTA 5. Jurnal Kebidanan published two times a year in May period and October period. The scope of this Journal includes:</p> <ol> <li class="show">Pregnancy</li> <li class="show">Labor</li> <li class="show">Postpartum</li> <li class="show">Neonates, Infants and Toddlers</li> <li class="show">Reproduction health</li> <li class="show">Family planning</li> </ol>https://jurnal.stipaba.ac.id/index.php/123akpb/article/view/459FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KONSUMSI TABLET FE TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN IBU HAMIL2026-05-19T18:28:53+07:00Luluk Handayani, Sherly Angellinalulukhandayani82@gmail.com<p><strong>Latar Belakang:</strong> Anemia pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan yang cukup tinggi di Indonesia dan dapat berdampak buruk terhadap kesehatan ibu maupun janin. Salah satu upaya pencegahan anemia dilakukan melalui konsumsi tablet Fe, namun keberhasilan program ini dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti pengetahuan, sikap, kepatuhan, dan dukungan keluarga</p> <p><strong>Tujuan:</strong> Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan konsumsi tablet Fe terhadap kadar hemoglobin ibu hamil.</p> <p><strong>Metode:</strong> Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan metode survei analitik dan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian sebanyak 54 ibu hamil yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan pemeriksaan kadar hemoglobin. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square.</p> <p><strong>Hasil:</strong> Hasil uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p-value = 0,003), sikap (p-value = 0,019), kepatuhan konsumsi tablet Fe (p-value = 0,001), dan dukungan keluarga (p-value = 0,001) dengan kadar hemoglobin ibu hamil.</p> <p><strong>Kesimpulan:</strong> Pengetahuan, sikap, kepatuhan konsumsi tablet Fe, dan dukungan keluarga merupakan faktor yang berhubungan dengan kadar hemoglobin ibu hamil. Sehingga dibutuhkan peningkatan edukasi kesehatan, motivasi, dan dukungan keluarga untuk meningkatkan kepatuhan konsumsi tablet Fe agar mencegah anemia selama kehamilan</p>2026-05-25T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal_Kebidananhttps://jurnal.stipaba.ac.id/index.php/123akpb/article/view/417PERBANDINGAN KADAR HEMOGLOBIN BAYI BARU LAHIR PADA PENUNDAAN PEMOTONGAN TALI PUSAT DI WILAYAH KERJA RSUD SULTAN SURIANSYAH BANJARMASIN TAHUN 20252026-01-07T07:17:28+07:00Hikmatul Geina, Zakiah,Yuniarti, Tri Tunggalkerjagina@gmail.com<p>Menurut <em>World Health Organization</em> (WHO) tahun 2021 terdapat 269 juta anak (39,8%) mengalami anemia. Sedangkan di Indonesia, Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2024 melaporkan prevalensi anemia pada bayi mencapai 23,8%. Tingginya angka ini menjadikan anemia sebagai masalah kesehatan utama sehingga perlu adanya intervensi. WHO merekomendasikan menunda pemotongan tali pusat untuk optimalisasi transfer darah plasenta guna meningkatkan kadar hemoglobin bayi baru lahir. Namun, waktu optimal penundaan pemotongan tali pusat masih menjadi isu yang diperdebatkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan kadar hemoglobin bayi baru lahir pada penundaan pemotongan tali pusat > 2 menit dan > 4 menit di Wilayah Kerja RSUD Sultan Suriansyah Banjarmasin Tahun 2025. Penelitian kuantitatif dengan desain<em> Quasy Experimental</em>, rancangan studi <em>Posttest Only Control Group Design</em>. Populasi terdiri dari 61 bayi baru lahir di VK Bersalin. Teknik pengambilan sampel <em>purposive sampling</em> dan didapatkan 30 sampel bayi baru lahir yang kemudian dibagi menjadi dua kelompok intervensi. Kadar hemoglobin bayi dicek pada usia > 24 jam menggunakan alat hematology analyzer stik dengan teknik <em>heel prick. </em>Rata-rata kadar hemoglobin bayi kelompok penundaan pemotongan tali pusat > 2 menit yaitu 17.84 dengan nilai minimum 14.80 dan maksimum 20.70, sedangkan rata-rata kadar hemoglobin bayi kelompok penundaan > 4 menit yaitu 19.05 dengan nilai minimum 15.70 dan maksimum 21.70. Uji <em>Independent Sample t-test</em> menunjukkan <em>p</em> = 0.075 (> 0,05) yang artinya tidak terdapat perbedaan kadar hemoglobin bayi baru lahir pada penundaan pemotongan tali pusat di Wilayah Kerja RSUD Sultan Suriansyah Banjarmasin Tahun 2025. Kesimpulan yang didapat tidak ditemukan perbedaan kadar hemoglobin bayi baru lahir pada penundaan pemotongan tali pusat > 2 menit dan > 4 menit, dimana kadar hemoglobin bayi pada kedua kelompok intervensi sama-sama memiliki kadar hemoglobin yang normal. Penolong persalinan disarankan mengimplementasikan praktik penundaan pemotongan tali pusat pada asuhan persalinan normal dan cukup bulan guna meningkatkan status kesehatan bayi baru lahir.</p>2026-05-25T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal_Kebidananhttps://jurnal.stipaba.ac.id/index.php/123akpb/article/view/421PENGARUH PRENATAL YOGA TERHADAP PENURUNAN NYERI PUNGGUNG PADA IBU HAMIL DI PMB SITI SARAH CITRA HATI2026-05-19T10:03:44+07:00Esti Puji Astutiestipujias92@gmail.comZakiah Zakiahz4kiahsyah@gmail.comErni Yuliastutiyuliastutierni@ymail.comMegawati Megawatimegawati@gmail.com<p><strong>Latar belakang</strong>: Nyeri Punggung yang sering dialami oleh ibu hamil, terutama pada trimester III, karena perubahan fisiologis, peningkatan lordosis lumbal, dan hormon relaksin. Dari data di PMB Siti Sarah Citra Hati, 65% (322 dari 496) ibu hamil dengan nyeri punggung. Intervensi non-farmakologi, yang mudah dan aman seperti prenatal yoga.<strong> Tujuan</strong>: Menganalisis pengaruh pemberian prenatal yoga terhadap penurunan nyeri punggung pada ibu hamil di PMB Siti Sarah Citra Hati. <strong>Metode</strong>: Desain penelitian <em>pre-experimental </em>dengan rancangan <em>one group pretest and posttest design</em>. Sampel berjumlah 21 responden diambil dengan teknik <em>consecutive sampling</em>. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, ibu hamil diukur skor nyeri punggung dengan <em>numerical rating scale</em>. Penelitian dilakukan bulan November 2025. Analisis data menggunakan uji <em>Paired</em> <em>t-test </em>(Bivariat dan Univariat). <strong>Hasil</strong>: Hasil penelitian menunjukkan penurunan dari 5.4762 menjadi 3,2857 dengan t=8,302; p-value = 0,00 (P value < 0,05). <strong>Kesimpulan</strong>: Terdapat pengaruh signifikan antara prenatal yoga dengan penurunan nyeri punggung pada ibu hamil, semakin rutin ibu hamil mengikuti prenatal yoga maka nyeri punggung semakin berkurang. Prenatal yoga direkomendasikan sebagai salah satu terapi non-farmakologi untuk mengatasi nyeri punggung selama kehamilan.</p> <p><strong> </strong></p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: <em>nyeri punggung</em></p> <p><em>prenatal yoga</em></p> <p><em>ibu hamil</em></p>2026-05-25T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal_Kebidananhttps://jurnal.stipaba.ac.id/index.php/123akpb/article/view/418Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting di Wilayah Kerja UPTD. Puskesmas Aranio Kabupaten Banjar2026-05-19T10:00:32+07:00Purnama Asri Pratiwi, Vonny Khresna Dewi, Zakiah, Yuniartipurnamaasripratiwi528@gmail.com<p>Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh akibat kekurangan gizi kronis yang berdampak pada kualitas sumber daya manusia. Di wilayah kerja UPTD Puskesmas Aranio, angka kejadian stunting mengalami peningkatan hingga mencapai 34,2% pada pertengahan tahun 2025, yang mengindikasikan perlunya analisis mendalam terhadap faktor risiko. Untuk mengetahui hubungan riwayat Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR), riwayat ASI eksklusif, dan efikasi diri ibu dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja UPTD. Puskesmas Aranio. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain <em>cross sectional</em>. Populasi dan sampel penelitian adalah seluruh balita usia 6-23 bulan berjumlah 163 responden yang diambil menggunakan teknik <em>total sampling</em>. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, buku KIA, dan pengukuran antropometri, yang kemudian dianalisis menggunakan uji <em>Chi-square</em>. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara riwayat BBLR (<em>p-value</em> 0,000), riwayat ASI eksklusif (<em>p-value</em> 0,002), dan efikasi diri ibu (<em>p-value</em> 0,000) dengan kejadian stunting. Terdapat hubungan yang bermakna antara riwayat BBLR, pemberian ASI eksklusif, dan efikasi diri ibu terhadap kejadian stunting. Disarankan peningkatan promosi kesehatan dan pendampingan ibu untuk mencegah risiko stunting.</p>2026-05-25T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal_Kebidananhttps://jurnal.stipaba.ac.id/index.php/123akpb/article/view/441EFEKTIVITAS SUP IKAN PATIN DAN KACANG MERAH TERHADAP PRODUKSI ASI IBU POSTPARTUM DI DESA MADU SARI2026-05-21T08:21:12+07:00Gloria Fortunata Bunga Elo, Petrus Budi Raharjo, Liza Erviana, Lita Heriyani, Atri Rudtitasarigf.bungaelo@gmail.com<p><strong>Latar belakang :</strong> Produksi air susu ibu (ASI) menjadi indikator penting keberhasilan menyusui pada masa postpartum. Rendahnya produksi ASI disebabkan kurangnya intervensi berbasis gizi dan minimnya pengetahuan ibu tentang pola nutrisi selama menyusui. Pemanfaatan bahan pangan lokal seperti ikan patin dan kacang merah memiliki nilai gizi yang tinggi dan mudah diolah,. Ikan patin merupakan sumber protein hewani yang mengandung lemak sehat, vitamin D, dan omega-3 yang baik untuk ibu post partum. Sementara kacang merah mengandung protein nabati, zat besi, dan serat yang mendukung kesehatan ibu serta proses produksi ASI. <strong>Tujuan penelitian :</strong> untuk menganalisis efektivitas konsumsi sup ikan patin dan kacang merah terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu postpartum di Desa Madu Sari, Kabupaten Kubu Raya. <strong>Metode penelitian</strong> <strong>:</strong> penelitian kuantitatif menggunakan metode eksperimen dengan desain quasi-eksperimen <em>one group pretest-posttest design</em>, dengan jumlah sampel sebanyak 32 orang yang diberikan sup ikan patin dan kacang merah. Teknik sampling dengan teknik <em>purposive sampling</em>. Instrumen pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner dan observasi. <strong>Hasil</strong> : Hasil penelitian menggunakan Uji Wilcoxon menunjukkan adanya peningkatan kelancaran ASI sebelum dan sesudah konsumsi sup ikan patin dan kacang merah dengan selisih nilai mean -41,22, nilai Z -4,904 dan nilai Sig.2-tailed sebesar 0,001 (p-value< 0,05) yang menunjukkan bahwa konsumsi sup ikan patin dan kacang merah memiliki efek terhadap produksi ASI pada ibu ibu postpartum di Desa Madu Sari. <strong>Kesimpulan:</strong> Konsumsi sup ikan patin dan kacang merah sebagai pangan lokal bergizi efektif meningkatkan produksi ASI pada ibu postpartum dan dapat dijadikan alternatif intervensi gizi dalam mendukung keberhasilan program ASI eksklusif.</p>2026-05-26T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal_Kebidananhttps://jurnal.stipaba.ac.id/index.php/123akpb/article/view/461EFEKTIVITAS SENAM HAMIL DALAM MENURUNKAN SKALA NYERI PUNGGUNG PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUNGAI KAKAP TAHUN 2025 2026-05-31T16:26:27+07:00Yuliana, Melyani, Carolin Nada Agustinyuli.yuliana.uli@gmail.com<p>Nyeri punggung merupakan keluhan yang sering dialami ibu hamil trimester III dan dapat berdampak pada ketidaknyamanan hingga risiko persalinan lama. Salah satu upaya untuk mengatasinya adalah melalui senam hamil. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas senam hamil dalam menurunkan skala nyeri punggung pada ibu hamil trimester III di wilayah kerja Puskesmas Sungai Kakap tahun 2025. Metode yang digunakan adalah quasi eksperime<strong data-start="479" data-end="499">n</strong> dengan desain <strong data-start="514" data-end="544"><em>t</em></strong><em>wo group pretest-posttest</em><em>.</em> Sampel berjumlah 24 ibu hamil trimester III yang mengalami nyeri punggung, dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kontrol menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah dilakukan senam hamil, seluruh responden pada kelompok eksperimen (100%) mengalami penurunan nyeri menjadi kategori ringan. Pada kelompok kontrol, sebagian besar responden masih mengalami nyeri ringan (66,7%) dan nyeri sedang (33,3%). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai<strong data-start="1023" data-end="1036"> p = 0,006</strong>, yang berarti senam hamil efektif menurunkan skala nyeri punggung pada ibu hamil trimester III. Senam hamil efektif menurunkan intensitas nyeri punggung pada ibu hamil trimester III (p = 0,006). Bidan disarankan untuk mengedukasi ibu hamil mengenai manfaat senam hamil dalam mengurangi nyeri punggung dan mempersiapkan persalinan.</p>2026-05-31T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal_Kebidanan